Jumat, 26 September 2008

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H



Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh



Ketika umur masih ada dalam bulan yang penuh berkah ini.
Ketika usia masih menjangkau dalam menggapai pintu bulan kemenangan yang Fitri.
Ketika raga masih menjejak bulan yang penuh rahmat dan hidayah.
Ketika bibir ini masih dapat berujar dengan diiringi oleh ketulusan hati yang murni. Perkenankanlah Saya mengucapkan...


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H
TAQABBALALLAAHU MINNA WA MINKUM TAQABBAL YAA KARIIM
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN


Tertuang setangkup doa yang tulus dari hati, semoga segala bentuk salah yang terlahir karena kesengajaan dan ketidaksengajaan ataupun kesalahan yang masih belum terlahir dapat dimaafkan dalam suasana yang fitri ini. Semoga kita dapat kembali menjalani hari yang penuh rahmat dengan hati yang bersih dan suci kembali.


Semoga Allah masih memberikan kita kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan yang penuh kenikmatan dan menjelang Bulan Syawal yang penuh Kemenangan di tahun depan.



Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


dwie^Keluarga

Selasa, 16 September 2008

Insiden Zakat Pasuruan


Indonesia berduka atas 21 meninggal akibat Insiden Zakat Pasuruan, ini menambah daftar penderitaan kaum miskin, keluarga tidak mampu, kaum, kaum dhuafa, wong mlarat. Sudah sering terjadi mereka meninggal karena terinjak-injang, kurang oksigen, karena harus berdesak desakan demi 10 ribu, 30 ribu, 50 ribu.


Innalillahi wainnaillaihi roji’un


Turut beduka cita, semoga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan yang berat ini.Penderitaan semakin lengkapBelum selesai masalah BLT = bantuan langsung tunia, BBM naik, harga kebutuhan pokok naik, jumlah orang miskin meningkat, pengangguran meningkat, daya beli menurut, harga kebutuhan melanbung, biaya sekolah tinggi, dan semua masalah ini semakin menyulitkan dan menbamah lengkap penderiaan kaum miskin itu.

Di sisi lain, Para Anggota DPR,

Pejabat KorupsiIroni, disaat kaum dhuafa berdesak-desakan mencari sesuap nasi, sementara orang yang di atas sana malah mikir perut sendiri, tanpa malu malu makan duit rakyat tanpa merasa bersalah. Inlah Indonesia, Negeri 01 kisah menyedihkan dan kisah aneh aneh yang tiap hari selalu kita dengar.

Kejadian diatas mari kita ambil hikmah, betapa masih banyak bahkan jutaan orang indonesia yang miskin, tidak bedaya, dan sangat kesulitan sehingga membutuhkan orang orang seperti anda dalam mencari rejeki di internet untuk kemudian kita sisihkan sebagian rejeki itu guna bisa disumbangkan pada yang sangat membutuhkan itu.

Mari berloba lomba, untuk saling memberi informasi, share pengalaman, share ilmu sehingga sebagian hasilnya akan kita sumbangkan pada kaum miskin yang saat ini menjerit kelaparan. Dengan demikian kita tidak disibukkan dengan kerusuhan, cari maki, tawuran, dan saling injak sana injak sini karena tidak tahu bagaimana mencari rejeki yang menurut Tuhan Jumlahnya tiadak terbatas itu.

Senin, 15 September 2008

NgaBuBurIt DI PasaR kAGet

Ngabuburit adalah istilah yang berasal dari bahasa Sunda, burit artinya waktu menjelang malam hari atau waktu Maghrib. Jadi ngabuburit selama bulan puasa ini adalah menunggu atau menghabiskan waktu hingga menjelang waktu Adzan Maghrib datang, yaitu saat berbuka puasa. Populer banget istilah ini di kalangan masyarakat khususnya pada bulan puasa seperti saat ini.
Banyak orang mengakali ngabuburit ini dengan berbagai kegiatan hingga mereka lupa akan rasa lapar dan haus selama berpuasa. Ada yang cuma tidur-tiduran, nonton, maen game, jalan-jalan, dan pokoknya ngerjain sesuatu hingga saking asyiknya bisa bikin lupa rasa haus dan lapar, bisa menjalankan perintah agama tanpa harus kelaparan dan kehausan.Bulan Ramadhan bulan penuh berkah, setidaknya bagi para pedagang musiman yang menjajakan tajil makanan khas berbuka puasa dibulan Ramadhan, termasuk dikota metropolitan Batam. Nah.. dari sekian banyak pasar kaget yang menawarkan panganan buka puasa ada 1 tempat yang kerap ramai didatangi pengunjung. Salah satunya dikawasan Pasar Fanindo, Tanjung Uncang - Batam. Segala rupa makanan khas berbuka puasa tumplek bleg disini.
Dijamin deh.. kalau datang kesini pasti ngiler ! Aneka minuman dan cemilan kayaknya ngumpul semua lho disini, termasuk rupa - rupa masakan untuk makan besar. Selain itu ada juga panganan khusus yang cuma ada dibulan puasa kayak cocktail hasil racikan artis senior Ida Leman. Hehehe. Disini berjejer juga makan khas melayu seperti otak-otak, roti kirai (atau yang sering disebut roti jala, bukan jala nya untuk ikan lho...) Selain itu masakan Padang disini juga berderet lapak yang menjual aneka panganan khas berbuka puasa, yang paling terkenal adalah lemang tapai. Itu lho.. makanan yang diolah dari ketan dicampur santan dimasak dengan cara dibakar didalam potongan batang bambu. Kabarnya lemang tapai yang dijual di pasar tajil Kramat ini beda dengan lemang yang dijual ditempat lain. Disini olahnya pakai racikan khas Minang.
Selain pasar tajil Perumnas Fanindo, masih ada lagi nih dikawasan Aviari, Panbil Mall, Batamindo, Batam Centre, Tanjung Uma, Nagoya, jodoh dan banyak lagi. Dulunya sih cuma ada beberapa lapak yang jualan pasar Fanindo, tapi sejak 2 tahun terakhir makin banyak lapak yang berjejer. Makanan yang dijual juga lumayan lengkap, bahkan sampai kebab dan kerak telor juga ada. Tapi yang menarik ditempat ini adalah suasananya para pedagang mendirikan lapak mereka ditepi jalan sampai - sampai menyita separoh badan jalan. Ya sudah pasti deh di jam - jam menjelang waktu buka puasa. Macet dan jauhnya jarak pulang ke rumah dari tempat kerja memang bikin aneka pasar kaget Ramadhan di Jakarta yang lokasinya dekat perkantoran itu tidak pernah sepi pengunjung. Lagian justru disitu asyiknya sambil ngabuburit nunggu buka puasa bisa pilih - pilih aneka makanan yang relatif terjangkau kantong.
Met J J s !

Senin, 08 September 2008

AgenDa RamAdHAN Ku Dulu

Menunggu Terawih dengerin Ceramah!

Jadi ingat waktu aku jaman2 na SD, SLTP dan SMK biasanya tiap menjelang bulan Ramadhan anak-anak murid dikasih (upssss di suruh beli) buku kegiatan ramadhan atau agenda ramadhan. Dulu juga, aku salah satu anak yang rajin juga ngisi-ngisi ginian tapi hari nya di agenda ramadhan biasanya ada untuk ceramahnya. Nah yg plg mlz tuh ngisi ceramahnya soalnan bising baget gak kedengeran isi ceramahnya. Kalau soal nyentangin agenda doank sih gak ada masalah. Aku ngisi bener2 real pas puasa nya. Pas SMK Eh ada temen yg abis lebaran mereka pada pinjem agenda ramadhan anak-anak yang rajin termasuk aku. Hehehe ternyata aku tuh bener2 polos yak. Klo dipikir2 guru kan ga bakalan tahu kalau kita pada nyontek rangkuman ceramah temen sendiri. Tapi itu kan perbuatan jelek. Boong kan dosa (ya iyalah dosa, masa dapet pahala duduls deh).

Tapi aku heran banget ma adik sepupuku yg kecil. Dia tuh malah kerajinan ngisi2 agenda ramadhan. Waktu SD, adikku tuh gak dikasih agenda ramadhan dari sekolah belum kelas 4 n then dia ngerengek-nerengek supaya dibeliin agenda ramadhan. Soalnya temen-temen rumahnya pada dikasih agenda ramadhan dari sekolahnya. Yo wiss akhirnya tak buatin dari buku bisa yaaa gak begitu mirip lah tapi dia nya seneng..... Akhirnya dia ikut-ikutan temennya minta tanda tangan imam, penceramah, dll. Padahal sekolahnya juga ga bakalan nilai buku agenda nya itu. Emang kerajinan deh adikku yg satu ini.

Btw, walau sekarang aku tidak butuh angenda Ramadhan lagi ternyata aku masih butuh agenda-agenda kaya gitu. Tapi sekarang isinya harus berbobot kalau gak, aku gak bisa evaluasi diri sendiri. Alhamdulillah di milis Telkom FLEXI (Bukan Telpon Biasa), ada yg ngrimin agenda ramadhan eh bukan agenda tapi amaliyah ramadhan. Aduhh seneeeeeng banget. Padahal niatnya mo konsul ini itu eh tapi udah dikasih duluan amaliyah ramadhan nya. Alhamdulillah ALLAH sayang padaku....

jika hati sejernih air jgn biarkan ia keruh
jika hati seputih awan jgn biarkan ia mendung
jika hati seindah bulan hiasilah ia dengan iman
izinkan tangan bersimpuh maaf untuk lisan yang tak terjaga
janji yg terabaikan, hati yg berprasangka, sikap dan tingkah yang tidak berkenan
mohon maaf lahir dan batin selamat menunaikan ibadah puasa

Rabu, 03 September 2008

MarHaban Ya RamaDhan



Ramadhan sedang Kita jalani, Jika Allah berkehendak InsyaAllah kita kan menemui Ramadhan penuh barokah.Semoga Gelar taqwa InsyaAllah akan menjadi milik kita yangberharga sebagai modal langkah kita selanjutnyaSalah paham, kesedihan, ego, sakit hati, adalah prosesdari kehidupan kita.

Tapi Allah membuatnya dengan sangat sempurna, tidakada yang sia - sia dari apa yang sudah Allah kemasdengan baik dalam bingkai rumah kehidupan kitaTidak ada yang lebih mulia pada hari dimana semuamalaikat memanjatkan doa, dimana tidak ada kegiatanbaik yang tidak dilipat gandakan amalannya oleh Allah."MAKA NIKMAT TUHANMU YANG MANAKAH YANG KAMU DUSTAKAN..."

Dengan segala kekurangan dan kerendahan hati serta keikhlasan dengan semua khilafan dan kelalaian yang pernah saya lakukan baik secara langsung maupun lewat dunia maya, Jauh didalam hati yang senantiasa didalam genggaman Allah, " Marhabban Ya Ramadhan, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. " TAQOBBALALLAHU MINNA WA MINGKUM Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa kita dan memberikan Barokahnya di Bulan penuh Hikmah ini.
Wa salamu'alaikum Wr. Wb,……

w!e

Selasa, 19 Agustus 2008

MeR!ah, PeraYAn HUT RI ke-63 PruMNaS fANniDo


PERAYAAN 17 Agustus tahun ini jatuh pada hari Minggu, perayaan kali ini berlangsung lebih meriah. Walaupun pernak-pernik hiasan Agustusan, seperti pemasangan gapura dan bendera, secara keseluruhan tidak lagi menonjol. Kemeriahan baru terasa secara sporadis di lokasi-lokasi lomba 17 Agustusan. Walaupun lomba yang dilaksanakan nyaris itu-itu saja. Tetapi, banyak juga warga yang serius merencanakan penyelenggaraan lomba dengan memberi pemaknaan Hari Merdeka yang lebih membumi, untuk membahagiakan anak-anak dan meningkatkan silaturahmi antarwarga. Di dekat permukiman Industri Kapal (Tongkang) di Perumnas Fanindo Kelurahan Tanjung Uncang - Batam dimana disana tempat saya berpijak dan berbagi bersama ibu dan kakak saya, perlombanya disana memang masih yang itu-itu juga, seperti tarik tambang, balap karung, pecah plastik yang terisi air, lomba makan kerupuk gantung, membawa kelereng dengan sendok di mulut, berlari membawa bendera dan dimasuk kan kedalam botol dan masih banyak lagi dan tak lupa khas 17an yaitu panjat pinang, yang telah tersedia 2 batang pohon pinag penuh dengan berbagai hadiah yang beraneka ragam. Begitu pula dengan hadiah yang diperlombakan untuk anak-anak walau semua hadiah yang diberikan untuk setiap pemenangnya, sama saja, yakni tas, baju, sepatu, buku dan alat tulis. "Sebab, memang diniatkan hadiahnya itu untuk anak-anak warga.
Keseriusan merayakan 17 Agustus dapat dilihat di warga RW VI Perumnas Fanindo Kelurahan Tanjung Uncang Batam RW VI yang terdiri dari 5 RT itu sudah sejak 28 Juni 2008 bersiap-siap memperingati 17 Agustus 2008, dengan melangsungkan pertandingan bulu tangkis atar-warga, Domino, Tenis meja. Lomba terakhir berlangsung 15 Agustus 2008. Dan pada acara Yang sangat meriah penuh dengan canda dan tawa seluruh warga pada tanggal 17 Agustus yang telah disusun oleh panitia dalam perlombaan anak-anak hingga dewasa, tak lupa pula dengan panjat pinang. Acara puncak peringatan Hari Merdeka atau M@Lam GemBirA pada hari Senin malam selasa yang dihadiri oleh pejabat setempat dan Ibu Lurah Tanjung Uncang, pagelaran malam kesenian, sekaligus pemberian hadiah pada sang juara lomba. Acara itu juga dimeriahkan hiburan Orgen Tunggal.
PERAYAAN Hari Kemerdekaan memang tidak harus bermewah-mewah begitu pula ditempat saya Perumnas Fanindo, Peringatan HUT Ke-63 Kemerdekaan RI. "Acara ini bisa berlangsung karena adanya partisipasi dari semua warga," Lebih dari itu warga menginginkan pemaknaan Hari Medeka yang lebih menyentuh hidup keseharian. "Kami semua tahu perlunya persatuan dan kesatuan bangsa. Kami menerjemahkannya dengan meningkatkan silaturahmi dan kepedulian antarwarga. Tanggal 17 Agustus ini adalah momen yang tepat untuk mewujudkannya,"
PERINGATAN KEMERDEKAAN TAHUN INI MENGAMBIL TEMA: “DENGAN SEMANGAT PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945, KITA LANJUTKAN PEMBANGUNAN EKONOMI MENUJU PENINGKATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT, SERTA KITA PERKUAT KETAHANAN NASIONAL MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL”
MERDEKA!!!

Kamis, 24 Juli 2008

Tridarma Perguruan Tinggi

Sekilas Tentang Tr!DaRma
Penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi didasarkan kepada semangat pelaksanaan otonomi perguruan tinggi, yakni otonomi keilmuan yang melekat pada dosen dan otonomi pengelolaan keuangan yang melekat pada pengelola perguruan tinggi. Dosen secara individual memiliki kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik. Sementara itu, setiap mahasiswa memiliki kebebasan akademik. Otonomi keilmuan merupakan prinsip dasar bagi sivitas akademika untuk dipelihara dan dikembangkan dengan berpedoman kepada kaidah dan etika ilmiah. Oleh karena itu, setiap anggota sivitas akademika baik secara perseorangan maupun bersama-sama memiliki hak dan tanggung jawab untuk mengemban dan melaksanakan otonominya itu, khususnya dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pertama, dalam penyelenggaraan pendidikan, ilmu (pengetahuan) dipandang sebagai produk. Ilmu merupakan produk pemikiran dan penelitian (pustaka, kancah, dan laboratorium) para ahli pada bidang masing-masing, kemudian dialihkan kepada mahasiswa sebagai pelanjut para ahli tersebut. Produk itu menjadi titik tolak penelitian untuk mengembangkan unsur substansi, unsur informasi, dan unsur metodologi. Dengan cara demikian, temuan baru akan dapat diperoleh melalui penelitian akademik dan penelitian pengembangan dalam konteks kekinian dan kedisinian.

Di samping itu, ilmu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan penerapan keahlian sivitas akademika dalam menunjang kemajuan masyarakat. Penerapan ilmu dapat dijadikan media untuk mengukur signifikansi ilmu bagi penyelenggaraan pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan hal itu, dapat diperoleh umpan balik sebagai masukan bagi perumusan kebijakan di bidang kurikulum dan program studi yang dibutuhkan. Program studi yang dibutuhkan terus dikembangkan, bahkan ditingkatkan. Sementara itu, program studi yang tidak dibutuhkan sebaiknya dibubarkan.

Kedua, dalam penyelenggaraan penelitian, ilmu dipandang sebagai proses. Ilmu dikembangkan melalui cara kerja ilmiah sesuai dengan pendekatan dan model penelitian yang digunakan. Hasil penelitian dialihkan dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama dalam kegiatan pembelajaran. Dosen akan mengalihkan bahan pengajaran berdasarkan hasil penelitian. Sementara itu, mahasiswa akan memperoleh unsur-unsur ilmu yang segar dan mutakhir. Hasil penelitian tersebut diuji kembali dalam penyelenggaraan penelitian berikutnya secara terus menerus dan berkesinambungan.

Di samping itu, penelitian dapat dijadikan sebagai cara kerja untuk memecahkan masalah kemasyarakatan secara ilmiah. Cara pemecahan masalah yang demikian tentu saja sangat tergantung kepada karakteristik dan daya ampuh masing-masing disiplin atau bidang ilmu. Oleh karena itu, penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan interdisipliner atau pendekatan multidisipliner. Dengan cara demikian, substansi disiplin atau bidang ilmu akan berkembang, karena pada dasarnya ilmu merupakan deskripsi, eksplanasi, dan prediksi tentang kehidupan dalam arti yang luas, mencakup gejala alamiah, gejala sosial, dan gejala budaya, sebagai “buku besar” yang penuh dengan pertanda dan misteri.

Ketiga, dalam penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat, ilmu dipandang sebagai metode. Ilmu ditempatkan sebagai instrumen dan cara kerja untuk memecahkan masalah kemasyarakatan secara ilmiah. Hal itu bermakna bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan wahana penerapan ilmu dan keahlian sivitas akademika dalam konteks kehidupan bermasyarakat. Unsur substansi, unsur informasi, dan unsur metodologi dari berbagai disiplin atau bidang ilmu yang sangat abstrak dapat dikonkretisasi dalam kehidupan masyarakat yang selalu mengalami perubahan dan sarat masalah yang sangat rumit dan pelik.
Di samping itu, cara pemecahan masalah melalui penelitian aksi dan penelitian kebijakan dalam penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat akan memperoleh keluaran berupa berbagai masalah penelitian, bahkan subject matter disiplin atau bidang ilmu. Hasil penelitian tersebut memperluas besaran wilayah penelitian (unsur substansi) yang dapat dijadikan subjek penelitian akademik dalam penyelenggaraan pendidikan, terutama untuk penulisan skripsi, tesis, dan disertasi.

Apabila sinergi tridarma perguruan tinggi itu dapat diorganisasikan secara efektif oleh pengelola perguruan tinggi, maka terdapat empat hal yang dapat diraih bagi pengembangan penelitian. Pertama, penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi merupakan wahana untuk meningkatkan penelitian. Kedua, penyelenggaraan pendidikan merupakan wahana untuk mengembangkan penelitian akademik dan penelitian pengembangan sesuai dengan kompetensi dosen dan kompetensi mahasiswa pada jenjang pendidikan yang hirarkis (Program S1, Program S2, dan Program S3). Ketiga, penyelenggaraan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat merupakan wahana untuk menguji dan menerapkan unsur-unsur ilmu secara integratif, baik dalam kesatuan kegiatan penelitian (interdisipliner) maupun dalam kesatuan besaran program penelitian (multidisipliner). Keempat, penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat merupakan wahana untuk mengembangkan penelitian kebijakan dan penelitian aksi yang melibatkan dosen, peneliti, dan mahasiswa sesuai dengan minat, kompetensi, dan kemampuan masing-masing.